Berita

Ahmad Basarah Dukung Pengelolaan TMII Diambil Alih Pemerintah

Kamis, 08 April 2021 - 19:31
62.18k
Ahmad Basarah Dukung Pengelolaan TMII Diambil Alih Pemerintah Wakil Ketua MPR RI, Ahmad Basarah saat ditemui awak media beberapa waktu lalu. (Foto: Rizky Kurniawan Pratama/TIMES Indonesia)

TIMESINDONESIA, MALANG – Pemerintah mengambil alih pengelolaan Taman Mini Indonesia Indah (TMII) dari pengelola sebelumnya yakni Yayasan Harapan Kita. Wakil Ketua MPR RI dari Fraksi PDIP, Ahmad Basarah mengatakan sebenarnya TMII sendiri bukan diambil alih. Namun, memang sudah waktunya kembali ke Pemerintah.

Oleh karena itu, kontrak kerja sama dengan pihak swasta menggunakan sistem Build Operate Transfer (BOT) atau Bangun Guna Serah (BGS).

"Kompleks TMII itu kontrak kerja samanya telah habis. Kontraknya 30 tahun, sistem kontrak dengan swasta. Itu adalah kerja sama BOT, jadi bukan diambil alih ya, tetapi sudah waktunya diserahkan ke Pemerintah," ujar Ahmad, Kamis (8/4/2021).

Adapun alasan dari pemindahan pengelolaan tersebut, dikatakan Ahmad, dilakukan Kementerian Sekretariat Negara. Itu dikarenakan rekomendasi Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) agar kualitas pengelolaan aset negara menjadi lebih baik lagi.

Lebih jauh, menurut Ahmad, TMII sendiri sudah saatnya dipercantik kembali. Fungsinya pun jangan hanya menjadi tempat rekreasi, tetapi menjadi tempat pembelajaran (edukasi).

"TMII itu penting. Wajib diketahui ada upaya-upaya masyarakat kita untuk merontokan eksistensi NKRI," tegasnya.

Miniatur Indonesia di TMII, lanjut Ahmad, harusnya memang lebih diperkuat. Mulai dari sektor budaya, adat hingga seluk beluk daerah yang ada di Indonesia harus ada di TMII.

Itu dimaksudkan agar nantinya para wisatawan domestik maupun mancanegara bisa lebih tertarik mengunjungi TMII.

"Negara memang harus ambil alih untuk menjadikan wisata ideologis para generasi muda kita. Mulai TK sampai SMA. Agar mereka tahu negara Indonesia ini negara kesatuan dengan semangat Bhineka Tunggal Ika," tuturnya.

Sementara itu, diungkapkan Ahmad Basarah, dirinya sepekan lalu telah berkunjung ke TMII. Hasilnya, dia menilai bahwa pengelola TMII memang tak profesional.

"Saya sempat kesana minggu lalu. Pengelolaannya itu apa ya, kurang profesional lah. Kurang membuat daya tarik bagi generasi muda kita untuk berkunjung. Maka dari itu harus kita ubah," tegasnya.

Ahmad Basarah mendukung penuh TMII dikelola oleh negara. Asalkan negara sendiri bisa mengelola dengan serius. Seperti halnya bisa menonjolkan sisi budaya, heritage dan sejarah yang menjadi kebanggaan negara Indonesia.

"Kita dukung penuh, tapi jangan dikelola ala kadarnya. Harus dikelola dengan baik, pasti akan menarik wisatawan. Apalagi nanti juga bisa menjadi promosi daerah wisata lain di Indonesia," pungkas Ahmad Basarah tentang pengelolaan TMII. (*)

Pewarta : Rizky Kurniawan Pratama
Editor : Irfan Anshori
Tags

Berita Terbaru

icon TIMES Bima just now

Welcome to TIMES Bima

TIMES Bima is a PWA ready Mobile UI Kit Template. Great way to start your mobile websites and pwa projects.