TIMES BIMA, JAKARTA – Prima Pramac Yamaha MotoGP resmi menjadi tim pertama yang membuka tirai musim 2026. Dalam sebuah presentasi elegan di kota bersejarah Siena, Italia, tim satelit Yamaha itu memperkenalkan livery baru sekaligus menandai dimulainya era baru bersama duet pembalap Jack Miller dan rookie sensasional Toprak Razgatlıoglu.
Peluncuran digelar di Accademia Musicale Chigiana, tak jauh dari Piazza del Campo, dan dihadiri jajaran manajemen tim, petinggi Yamaha, sponsor, serta skuad Moto2 BluCru Pramac Yamaha. Acara ini sekaligus menegaskan status Prima Pramac Yamaha sebagai second factory team Yamaha dalam proyek jangka panjang membangun kembali daya saing mereka di MotoGP.
Musim 2026 memiliki makna ganda bagi tim. Prima Pramac merayakan 25 tahun kiprah di Kejuaraan Dunia MotoGP, sementara Pramac sebagai perusahaan memasuki usia 60 tahun. Di saat yang sama, ini menjadi musim kedua kemitraan teknis penuh dengan Yamaha — sebuah fase krusial setelah satu tahun pertama yang difokuskan pada pembangunan fondasi teknis dan organisasi.
Tekad Toprak Razgatlıoglu

Sorotan utama tentu tertuju pada debut MotoGP Toprak Razgatlıoglu. Juara Dunia World Superbike tiga kali itu menjadi pembalap Turki pertama yang naik ke kelas premier. Dikenal dengan gaya balap agresif dan penuh insting, adaptasi Toprak ke MotoGP menjadi salah satu cerita paling dinanti musim ini.
“Ini momen yang sangat spesial bagi saya. Bergabung dengan Prima Pramac Yamaha adalah langkah besar dalam karier saya,” ujar Toprak, Selasa (13/1/2026) seperti dikutip dari MotoGP. “Target utama saya musim ini adalah belajar, beradaptasi, dan membangun konsistensi. Hasil itu penting, tapi proses pengembangan adalah prioritas.”
Di sisi lain, Jack Miller menjadi pilar stabilitas proyek ini. Pembalap Australia itu melanjutkan kerja samanya dengan Pramac Yamaha dan akan berperan penting dalam pengembangan motor baru YZR-M1 V4.
“Dengan motor V4 sebagai basis baru, ini terasa seperti membuka bab baru. Tahun lalu adalah musim belajar, dan sekarang kami punya fondasi yang lebih kuat,” kata Miller. “Kontinuitas dengan tim yang sama membuat semuanya jauh lebih efektif.”
Manajemen tim tetap solid untuk 2026, dengan Paolo Campinoti sebagai Team Principal, Gino Borsoi sebagai Team Director, serta dukungan penuh dari Yamaha Motor Racing yang dipimpin Paolo Pavesio. Sponsor utama Prima Assicurazioni juga memastikan keberlanjutan proyek jangka panjang ini.
Campinoti menyebut 2026 sebagai musim simbolik dan strategis.
“Kami merayakan 25 tahun di MotoGP, tapi fokus kami adalah masa depan. Proyek bersama Yamaha ini ambisius dan kami berkomitmen penuh untuk membawanya kembali ke barisan depan,” ujarnya.
Pavesio menambahkan bahwa Pramac adalah elemen kunci dalam strategi balap Yamaha. “Ini bukan proyek jangka pendek. Kami membangun struktur, konsistensi, dan arah teknis bersama. Jack memberi stabilitas, sementara Toprak adalah investasi masa depan.”
Dengan kombinasi pengalaman, talenta baru, motor generasi baru, dan struktur tim yang stabil, Prima Pramac Yamaha menyongsong 2026 sebagai musim transisi yang sarat harindik — bukan hanya untuk meraih hasil, tetapi untuk membangun kembali Yamaha sebagai kekuatan kompetitif di MotoGP. (*)
Artikel ini sebelumnya sudah tayang di TIMES Indonesia dengan judul: Prima Pramac Yamaha Rilis Livery 2026, Era Baru Miller dan Debut MotoGP Toprak Dimulai
| Pewarta | : Wahyu Nurdiyanto |
| Editor | : Wahyu Nurdiyanto |