TIMES BIMA, JAKARTA – Banyak orang menghindari cokelat karena dianggap sebagai pemicu kenaikan berat badan. Namun, persepsi ini tidak sepenuhnya benar jika kita berbicara tentang dark chocolate atau cokelat hitam. Berbeda dengan milk chocolate yang tinggi gula, dark chocolate dengan kandungan kakao di atas 70% dikategorikan sebagai superfood.
Lantas, apa saja manfaat mengonsumsi cokelat hitam bagi tubuh? Mari kita bedah satu per satu rahasia di balik kelezatannya.
1. Kaya Akan Antioksidan Tinggi
Cokelat hitam mengandung senyawa organik yang aktif secara biologis dan berfungsi sebagai antioksidan, seperti polifenol, flavanoid, dan katekin. Bahkan, penelitian menunjukkan bahwa kandungan antioksidan pada kakao mentah jauh lebih tinggi dibandingkan buah beri seperti bluberi atau acai beri.
2. Menjaga Kesehatan Jantung
Flavanoid dalam dark chocolate dapat membantu arteri lebih rileks, yang pada gilirannya memperlancar aliran darah dan menurunkan tekanan darah. Konsumsi secara teratur dalam porsi kecil diketahui dapat mengurangi risiko kalsifikasi (pengerasan) arteri jantung.
3. Meningkatkan Fungsi Otak
Ingin lebih fokus? Cokelat hitam dapat meningkatkan aliran darah ke otak. Kandungan kafein dan teobromin dalam jumlah kecil pada kakao juga berperan sebagai stimulan alami untuk meningkatkan fungsi kognitif dan kewaspadaan dalam jangka pendek.
4. Memperbaiki Suasana Hati (Mood Booster)
Bukan rahasia lagi jika cokelat sering dikaitkan dengan kebahagiaan. Dark chocolate merangsang produksi endorfin, hormon yang menimbulkan perasaan senang. Selain itu, terdapat kandungan asam amino triptofan yang membantu otak memproduksi serotonin, zat kimia yang melawan depresi ringan.
5. Melindungi Kulit dari Paparan Sinar Matahari
Senyawa bioaktif flavanol juga bermanfaat bagi kecantikan. Flavanol dapat meningkatkan kepadatan dan hidrasi kulit, serta membantu melindungi kulit dari kerusakan akibat sinar ultraviolet (UV). Namun ingat, cokelat bukan pengganti sunscreen!
6. Menurunkan Kadar Kolesterol Jahat (LDL)
Beberapa penelitian membuktikan bahwa bubuk kakao secara signifikan menurunkan kolesterol LDL (kolesterol jahat) yang teroksidasi pada pria, sekaligus meningkatkan kolesterol HDL (kolesterol baik). Ini adalah kunci utama untuk mencegah penyakit stroke.
7. Membantu Mengontrol Nafsu Makan
Bagi Anda yang sedang diet, sepotong kecil dark chocolate sebelum atau sesudah makan dapat memicu hormon yang memberi tahu otak bahwa Anda sudah kenyang. Hal ini membantu mengurangi keinginan untuk mengonsumsi camilan manis atau asin lainnya.
Tips Memilih Dark Chocolate yang Sehat
Agar mendapatkan manfaat maksimal, perhatikan hal-hal berikut saat membeli:
-
Kandungan Kakao: Pilih yang mengandung minimal 70% kakao.
-
Cek Kandungan Gula: Pastikan gula bukan merupakan bahan utama (berada di urutan pertama pada label).
-
Hindari "Dutch Process": Kakao yang diproses dengan metode ini biasanya kehilangan sebagian besar kandungan antioksidannya.
Dark chocolate adalah bukti bahwa makanan sehat tidak harus terasa membosankan. Meski kaya manfaat, cokelat hitam tetap mengandung kalori. Oleh karena itu, kunci utamanya adalah moderasi—cukup konsumsi 1-2 kotak kecil per hari untuk merasakan perubahan positif pada tubuh Anda. (*)
Artikel ini sebelumnya sudah tayang di TIMES Indonesia dengan judul: 7 Manfaat Dark Chocolate bagi Kesehatan: Pahit tapi Kaya Khasiat
| Pewarta | : Deasy Mayasari |
| Editor | : Deasy Mayasari |